Apa itu Kayu Mangga? Properti, Karakteristik & Penggunaan

  • Whatsapp
Mango Tree Trunk Tamut Shutterstock

Sebagai pemilik rumah, memilih kayu tahan lama untuk konstruksi, furnitur, dan desain rumah lainnya sangat penting. Sayangnya, kebanyakan orang jarang mempertimbangkan pohon kayu keras lain selain ek, maple, dan cemara. Jika Anda termasuk dalam kategori ini, sebaiknya pertimbangkan untuk menggunakan kayu mangga. Meskipun terkenal dengan buahnya, pohon kayu keras ini dapat digunakan dalam konstruksi.

Kayu mangga, yang sesuai dengan nama ilmiahnya, Mangi Indica, biasanya tumbuh di daerah tropis yang suhunya tidak terlalu dingin. Tumbuh dengan sukses di daerah-daerah seperti Asia, Meksiko, dan Australia. Salah satu alasan Anda harus mempertimbangkan untuk menggunakan kayu mangga daripada kayu ek, maple, dan mahoni adalah karena hanya membutuhkan waktu 7–15 tahun untuk matang sepenuhnya. Ini juga memiliki pola unik yang membuatnya menarik saat digunakan untuk membuat furnitur.

Dalam artikel ini, kami akan membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang kayu ini, termasuk karakteristik, sifat, dan kegunaan kayu mangga yang menjadikannya pilihan yang tepat dalam konstruksi dan pembuatan furnitur. Mari selami!

Pembagi 4

5 Sifat Kayu Mangga

Kayu mangga sangat cocok untuk konstruksi dan furnitur karena sifatnya yang unik, yang sebagian besar populer dengan kayu keras lainnya.

1. Penampilan

Dibandingkan dengan kayu keras lainnya, penampilan kayu mangga cukup unik. Ketika tidak diproses, ia memiliki kulit luar berwarna coklat tua. Saat digunakan dalam bentuk yang belum diproses, furnitur memiliki penampilan kasar berwarna cokelat keemasan. Di sisi lain, bagian dalam lebih pucat daripada bagian luar dan tampak lebih terang dari merah muda/coklat.


2. Bulir

Seringkali, kayu mangga memiliki bintik-bintik gelap dengan jarak yang tidak teratur dan garis-garis yang konsisten di seluruh permukaan kayu. Pola-pola ini membentuk butiran, yang unik untuk kayu mangga dan jarang ditemukan di kayu keras lainnya.


3. Tingkat Toksisitas

Tidak ada laporan kasus keracunan mematikan dari kayu mangga, tidak seperti Rosewood dan Jati, yang dapat menyebabkan mual dan asma jika dihirup. Tingkat toksisitasnya sangat rendah dan hanya menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.

Namun, kontak dengan getah atau kulit kayu mentah dapat menyebabkan dermatitis, iritasi, bengkak, dan melepuh. Untuk mencegah hal ini, kayu harus diproses sebelum digunakan untuk konstruksi.


4. Kekerasan

Karena peringkat 1070 pada skala kekerasan Janka, kayu mangga dianggap sebagai kayu keras lunak. Ini pada tingkat yang sama dengan kayu ceri hitam dan kayu abu, membuatnya sempurna untuk membuat furnitur yang tahan lama. Meskipun sulit untuk dibentuk dan dipotong karena skala kekerasannya, ini adalah salah satu kayu keras paling lembut, sehingga cocok untuk konstruksi.


5. Warna

Kayu mangga memiliki inti coklat keemasan atau kayu teras. Namun, mungkin berwarna merah muda atau merah pucat, terkadang disertai dengan garis-garis hitam atau coklat.

Pohon Mangga Di Tengah Ladang
Kredit Gambar: sarangib, Pixabay

Pembagi Pohon & Tanaman

3 Ciri Khas Kayu Mangga

Beberapa karakteristik kayu Mangga yang membuatnya sempurna untuk konstruksi termasuk daya tahan, perawatan yang rendah, dan periode kematangan yang rendah. Berikut adalah ikhtisar singkat dari karakteristik ini.

1. Daya tahan

Karena kayu mangga adalah kayu keras, ia dapat bertahan lama tanpa rusak, sehingga tahan lama dibandingkan dengan kayu keras lainnya seperti Ashwood dan Oak. Itu juga tidak cepat aus dan menua dengan indah, sehingga furnitur Anda akan terlihat bagus setelah bertahun-tahun digunakan. Karakteristik kayu mangga inilah yang membuat banyak pemilik rumah lebih memilih menggunakannya.


2. Anti air

Untuk sebagian besar, kayu mangga tahan air, membuatnya sempurna untuk membuat dek luar ruangan, furnitur kamar mandi, lantai, dan furnitur luar ruangan lainnya. Memoles kayu membuatnya lebih tahan air.


3. Ini Memiliki Periode Kematangan Pendek

Tidak seperti pohon kayu keras seperti ek, yang membutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk matang, kayu mangga hanya membutuhkan waktu beberapa tahun.

Jika Anda khawatir tentang dampak pembangunan, penebangan pohon, dan emisi CO2 dan sedang mempertimbangkan untuk go green, maka ini adalah pilihan yang sangat baik untuk Anda. Pohon kayu mangga ditebang setelah berhenti berbuah dan mencapai hampir 20 meter, yang memakan waktu sekitar 15 tahun.

Kayu mangga terutama ditanam untuk buahnya, sehingga dapat memiliki banyak kegunaan daripada menanam pohon hanya untuk kayu.

Pembagi 1

7 Kegunaan Kayu Mangga

Tidak seperti beberapa kayu keras seperti ek, kayu mangga cukup mudah untuk diukir dan dibentuk, membuatnya bagus untuk membuat furnitur dan dekorasi rumah. Beberapa kegunaan atas kayu mangga meliputi:

1. Perabotan luar ruangan

Menggunakan kayu mangga untuk membuat furnitur luar ruangan adalah langkah yang sempurna karena kualitasnya yang tahan air. Ini mengurangi kemungkinan bangku, meja piknik, dan furnitur luar ruangan lainnya terendam air dan membusuk.


2. Perabotan Besar

Kayu mangga cukup ringan untuk kayu keras dan sangat baik untuk membuat potongan besar karena memindahkannya lebih mudah. Tempat tidur, meja makan, dan pajangan yang terbuat dari kayu mangga juga estetis. Ini juga merupakan investasi yang sangat baik karena dijamin bertahan lebih lama daripada jenis kayu lainnya.


3. Kusen Pintu dan Jendela

Pintu depan dan kaca jendela Anda membuat dampak yang signifikan pada penampilan umum rumah. Menggunakan kayu mangga memastikan pintu memiliki warna yang berbeda dan pola yang unik, membuatnya menonjol.


4. Aksesoris Dapur

Kekerasan dan kepadatan kayu mangga membuatnya sempurna untuk membuat talenan, mangkuk, nampan saji, dan salad. Ini juga ideal untuk membuat meja dapur karena daya tahan dan tahan airnya.


5. Alat-alat musik

Kayu mangga mudah dibentuk dan dapat digunakan untuk membuat alat musik seperti seruling dan gitar. Keawetan kayu mangga juga berarti dijamin tahan lama tanpa kerusakan.


6. Lantai

Karena sifatnya yang tahan air, kayu mangga dapat dibuat untuk lantai luar dan dalam ruangan. Anda harus, bagaimanapun, perhatikan bahwa itu tidak tahan lama ketika digunakan untuk lantai.


7. Veneer

Kayu mangga digunakan sebagai veneer untuk barang-barang yang terbuat dari kayu berkualitas rendah untuk memberikan tampilan kayu keras berkualitas tinggi. Alasan untuk melakukan ini adalah untuk meningkatkan penampilan furnitur berkualitas rendah.

Papan Dapur Terbuat Dari Kayu Mangga
Kredit Gambar: Magda Kutc, Shutterstock

Pembagi Kayu

5 Alasan Mengapa Anda Harus Menggunakan Kayu Mangga

Tidak yakin apakah kayu mangga cocok untuk Anda? Inilah mengapa Anda harus mempertimbangkannya:

1. Itu Terjangkau

Karena kayu mangga lestari dan terutama ditanam sebagai pohon buah, harganya lebih terjangkau daripada kayu keras lainnya. Sebagian besar petani menjualnya untuk membuka lahan untuk menanam pohon mangga baru, dan Anda dapat membeli kayu mangga setebal 1 inci dengan harga serendah $5. Selain itu, setelah pohon ditebang, tidak memerlukan banyak pemrosesan, sehingga menurunkan biaya produksi.


2. Secara estetika menyenangkan

Butir dan warna kayu mangga sangat berbeda, yang membantu membuat furnitur menjadi indah. Juga, furnitur dengan warna merah pucat atau merah muda alami menonjol dalam pengaturan apa pun.


3. Perawatan yang rendah

Tidak seperti kebanyakan kayu lunak dan beberapa kayu keras, kayu mangga tidak memerlukan pemrosesan yang mahal. Membersihkannya juga cukup sederhana, terutama setelah dipoles dan di-wax; yang harus Anda lakukan adalah mengoleskan kain lembab di permukaan furnitur.


4. noda dengan baik

Kayu mangga adalah bahan yang sangat baik untuk digunakan jika Anda ingin menodai dekorasi atau furnitur Anda. Ini merespons pewarnaan kayu dengan indah, menonjolkan warna alaminya dan menentukan polanya yang paling menyenangkan. Juga, fakta bahwa itu berbutir padat berarti dapat dipoles dengan baik.


5. Memiliki Tampilan Vintage

Pola butirannya yang berbintik-bintik dan keriting membuat kayu mangga terlihat pudar, cocok untuk membuat furnitur yang terlihat antik. Setiap potongan yang terbuat dari kayu ini terlihat langsung dari daerah Victoria.

Orang Menebang Pohon Mangga Menggunakan Bolo
Kredit Gambar: MDV Edwards, Shutterstock

FAQ Umum tentang Kayu Mangga

Sulitkah merawat kayu mangga dengan benar?

Tidak. Sebaliknya, dibandingkan dengan jenis kayu lain yang digunakan dalam pembuatan furnitur, merawat kayu mangga relatif mudah.

Apakah rayap menyerang kayu mangga?

Rayap menyerang sebagian besar kayu yang belum diproses, dan kayu mangga tidak terkecuali dalam hal ini. Untuk mencegah furnitur Anda diserang rayap, rawat dan waxing sebelum digunakan.

Apakah ada kekurangan saat menggunakan kayu mangga?

Seperti kayu keras lainnya, ada beberapa kelemahan saat menggunakan kayu mangga. Pertama, sangat mungkin mengalami dehidrasi selama cuaca kering; ketika ini terjadi, furnitur dapat membentuk retakan dan mudah pecah. Hal ini juga rentan terhadap serangan jamur dan menyebabkan iritasi kulit dan alergi bagi mereka yang memiliki kulit sensitif.

Pembagi Kayu

Pikiran Akhir

Menggunakan kayu mangga untuk konstruksi mungkin merupakan pilihan yang paling terjangkau jika Anda tinggal di negara tropis. Furnitur yang terbuat dari kayu mangga tahan lama dan dapat bertahan beberapa generasi. Ini juga merupakan pilihan ramah lingkungan karena petani memanen kayu mangga setelah 7 hingga 15 tahun.

Kayu mangga juga dapat dibentuk dan diukir dengan mudah sesuai dengan pedoman dan preferensi tertentu. Kemudahan pembentukan yang dipadukan dengan keindahan estetika unik furnitur dari kayu mangga menjadikannya pilihan yang populer.


Kredit Gambar Unggulan: TamuT, Shutterstock

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.